Laskar Sakera Persekabpas

The Lassak

Inginkan Wasit Lebih Fair

Posted by fisha17 pada Maret 2, 2009

Kekalahan Persekabpas versus Persibo, 0-1 di Stadion Letjend Sudirman Bojonegoro, Sabtu lalu mengecewakan I Putu Gede dkk. Pasalnya, gol di menit ketiga yang disarangkan Varney pas Boakay dianggap ofisial tim Persekabpas didahului oleh pelanggaran.

Ofisial The Lassak (Laskar Sakera) menilai sebelum gol itu terjadi, Varney lebih dulu mendorong defender Hermanto hingga terjatuh. Dan itu jelas disaksikan oleh ribuan pasang mata. Namun, wasit Arif Bulgini (Surabaya) menganggap insiden itu bukanlah pelanggaran. Sehingga, Varney hanya berhadapan dengan kiper Agus dan bisa menyarangkan bola. “Kami jelas protes ke Pengawas Pertandingan dan PSSI. Wasit itu kan pernah kasus. Lha, kok dipasang lagi pada laga tim kami. Dan jelas sebelum gol terjadi, ada pelanggaran,” tegas Abu Bakar Assyegaaf, asisten manajer Persekabpas, kemarin.

Dengan bahasa yang keras dan meledak-ledak, Bakar mengaku sudah menghubungi pihak Pengda dan juga PSSI pusat. Minimal ada evaluasi tentang penugasan wasit yang benar-benar fair. “Kami saat pertandingan di Pogar saja sudah kami terapkan benar-benar fair. Jangan sampai wasit ada tekanan. Tapi, kenapa kalau laga di luar, mental wasit sering tidak fair,” sesal Bakar.

Dari sisi permainan kedua tim, sebenarnya pertandingan berlangsung menarik. Meski habis turun hujan, namun permainan yang diperagakan Persibo dan Persekabpas bisa enak ditonton.

Semua pemain starter Persekabpas bisa maksimal dalam upaya menyerang. Begitu juga dengan Persibo. Namun, dari sisi hasil pertandingan, tetap saja kurang mengenakkan buat skuad Persekabpas.

Untuk itu, Bakar mengaku akan mempersempit ruang gerak wasit yang akan memimpin jalannya laga di pertandingan selanjutnya. Seperti diketahui, Persekabpas akan menghadapi Gresik United (GU) pada 4 Maret mendatang. “Saya usahakan akan bisa mengikuti technicaal meeting sendiri. Saya akan datang. Dan kami mohon wasit yang ditampilkan benar-benar netral,” pintanya.

Hal senada juga diungkapkan Sutomo. Asisten pelatih Persekabpas ini mengaku kecewa terhadap proses terjadinya gol Persibo. “Kalau golnya itu murni dan tidak didahului oleh pelanggaran, kami menerima kekalahan. Tapi, kalau seperti kemarin, jelas kami kecewa,” cetus Sutomo.

Peluang dari pemainnya sendiri untuk membalas satu-satunya gol Persibo, menurut Sutomo sebenarnya terbuka. Formasi 3-5-1-1 dengan menggantungkan striker Ibnu Suhadak dan sconde striker, Hariyanto cukup efektif. “Mungkin pada saat lawan GU akan ada strategi yang lain. Anak-anak semakin banyak belajar dari kekecewaan ini. Kami berharap laga mendatang benar-benar bisa berjalan lancar,” tegasnya. (day/nyo)

sumber: jawapos.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: