Laskar Sakera Persekabpas

The Lassak

Sayangkan Kondisi Persekabpas

Posted by fisha17 pada Juli 13, 2008

PASURUAN – Masa suram yang dialami Persekabpas ternyata memantik keprihatinan mantan pelatih dan pemainnya. Abdul Muntholib, mantan arsitek Persekabpas ini mengaku sangat menyayangkan jika Persekabpas tidak bisa tampil musim ini.

Beberapa hari lalu, Tholib, panggilan Abdul Muntholib sempat mengontak Radar Bromo Sport. Ia mengaku saat ini berada di Magelang untuk kursus kepelatihan lisensi B. “Apa benar Mas, sampai sekarang Persekabpas belum ada upaya untuk ikut di Divisi Utama,” ujar Tholib setengah bertanya kepada Radar Bromo. “Kalau memang demikian, ini patut saya sayangkan,” cetusnya.

Pria asal Kalianyar Bangil sendiri sebenarnya sudah mengetahui dari banyak narasumber, jika Persekabpas belum memastikan diri untuk mengikuti Ligina 2008. “Saya hanya urun rembug saja. Sebisa mungkin pengurus untuk segera membicarakan hal ini dengan pihak-pihak yang mempunyai keputusan. Saya yakin, masih ada orang yang peduli dengan masa depan tim ini,” cetusnya.

Tholib mengakui jika saat ini memang masa-masa sulit hampir semua klub. Tidak hanya Persekabpas yang diambang kepanikan. Tim-tim lain juga merasakan hal yang sama, pasca peraturan Mendagri beberapa waktu lalu.

Namun, pelatih yang pernah mejadi pemain di Petrokimia Putra Gresik ini memberi motivasi agar pengurus dan jajaran insan bola tetap semangat. “Saya kira masih ada waktu untuk saling membantu. Saya hanya menyayangkan kerja keras tim 11 yang sudah susah payah untuk menyaring pemain. Tapi, ternyata mubadzir,” cetusnya.

Artinya, jika saja ada ‘lampu hijau’ dari pihak-pihak tertentu, maka menurut Tholib, Persekabpas tetap akan eksis di Divisi Utama musim ini. “Mungkin insan bola lainnya juga teringat bagaimana perjuangan Persekabpas, susah payah naik ke Divisi Utama. Nah, kalau musim ini tidak ikut dan akibatnya terjun ke Divisi II, butuh berapa tahun lagi untuk mengembalikan pada posisi semula,” tegasnya.

Tholib menegaskan untuk memberikan gambaran detil ini bukan didasari agar ditunjuk lagi menjadi pelatih. “Sama sekali tidak terpikirkan keinginan itu. Dipakai atau tidak itu bukan soal. Saran ini saya lakukan sebagai orang yang mencintai tim ini,” tuturnya.

Senada dengan Tholib, M. Kasan Soleh, mantan winger Persekabpas yang kini hijrah ke Persema Malang. Menurut Kasan, Persekabpas adalah tim yang sudah punya nama di skala nasional. “Saya sendiri, meski sudah ada di Persema tapi tidak bisa melupakan Persekabpas. Sangat saya sayangkan, kalau tim yang membawa saya menjadi besar ini, terus tenggelam. Ini jangan sampai terjadi,” cetus pemain asal Kraton, Pasuruan ini.

Kasan meminta agar pengurus secepatnya menemui Bupati Dade Angga. “Saya kira masih ada jalan untuk berbicara. Dan saya sangat senang sekali, kalau nanti Persema bisa berhadapan lagi dengan Persekabpas,” terangnya sambil tertawa. (day)

Sumber: Radar Bromo – Jawa Pos

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: