Laskar Sakera Persekabpas

The Lassak

Inginkan Wasit Lebih Fair

Posted by fisha17 pada Maret 2, 2009

Kekalahan Persekabpas versus Persibo, 0-1 di Stadion Letjend Sudirman Bojonegoro, Sabtu lalu mengecewakan I Putu Gede dkk. Pasalnya, gol di menit ketiga yang disarangkan Varney pas Boakay dianggap ofisial tim Persekabpas didahului oleh pelanggaran.

Ofisial The Lassak (Laskar Sakera) menilai sebelum gol itu terjadi, Varney lebih dulu mendorong defender Hermanto hingga terjatuh. Dan itu jelas disaksikan oleh ribuan pasang mata. Namun, wasit Arif Bulgini (Surabaya) menganggap insiden itu bukanlah pelanggaran. Sehingga, Varney hanya berhadapan dengan kiper Agus dan bisa menyarangkan bola. “Kami jelas protes ke Pengawas Pertandingan dan PSSI. Wasit itu kan pernah kasus. Lha, kok dipasang lagi pada laga tim kami. Dan jelas sebelum gol terjadi, ada pelanggaran,” tegas Abu Bakar Assyegaaf, asisten manajer Persekabpas, kemarin. Baca entri selengkapnya »

Posted in News | Leave a Comment »

Andalkan Serangan Balik

Posted by fisha17 pada Februari 28, 2009

Kewaspadaan tinggi menghinggapi benak skuadra Persekabpas. Menghadapi tuan rumah Persibo di Stadion Letjen Sudirman, Bojonegoro sore ini, pelatih Persekabpas Abdul Muntholib tidak ingin muluk-muluk.

Tholib, panggilan Abdul Muntholib berpikir realisitis dengan kondisi yang ada. Saat ini, timnya lebih banyak mengandalkan semangat yang tinggi. Determinasi para pemainnya masih agak timpang. Hal ini menyusul beberapa pilarnya menderita sakit. Mereka adalah striker Mayona Antop, gelandang Jadmiko dan winger Abdurrahman Efendi. Baca entri selengkapnya »

Posted in News | Leave a Comment »

Antisipasi Kebangkitan Persibo

Posted by fisha17 pada Februari 27, 2009

Menghadapi Persibo Bojonegoro dalam laga away Sabtu (28/2) besok, skuad Persekabpas harus ekstra disiplin. Apalagi grafik Persibo saat ini sedang menanjak setelah mengalahkan kontestan Indonesia Super League (ISL) Pelita Jaya di pentas Copa Indonesia dengan skor 1-0.

Pelatih Persekabpas, Abdul Muntholib mengingatkan anak asuhnya untuk selalu waspada. “Terutama soal kedisiplinan. Saya tahu saat ini Persibo mulai bangkit. Mereka memiliki kecepatan. Dan anak-anak tidak boleh ikut alur permainan mereka,” ujar Muntholib kemarin. Baca entri selengkapnya »

Posted in News | Leave a Comment »

Minta Dana Persekabpas 2007 Diusut

Posted by fisha17 pada Februari 26, 2009

14 LSM Audiensi dengan Kapolres

BANGIL- Kasus dana hibah Persekabpas senilai RP 12,7 miliar kembali dipertanyakan. Kemarin (25/2), sebanyak 14 LSM yang mengatasnamakan Forum Kajian Pasuruan (Forkap) melakukan audiensi dengan Kapolres AKBP Achmad Yani.

Forkap meminta Polres serius dalam mengusut tuntas kasus dana hibah Persekabpas 2007 sesuai dengan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK itu.

Dalam audiensi kemarin Forkap memberikan salinan LHP BPK itu kepada Kapolres, melalui Kabag Administrasi. “Kami datang ke sini ingin agar pihak Polres berusaha mengusut tuntas dana Persekabpas. Dasar pijakan kami jelas sesuai dengan LHP BPK. Kalau Kasda saja pijakan dasar untuk pengusutan adalah LHP BPK, kenapa dalam kasus Persekabpas juga tidak menggunakan dasar yang sama. Toh sama-sama dikeluarkan BPK,” cetus Lujeng Sudarto, juru bicara LSM kemarin. Baca entri selengkapnya »

Posted in News | Leave a Comment »

Sakeramania Siap Luruk Bojonegoro

Posted by fisha17 pada Februari 25, 2009

Performa Persekabpas yang lagi ‘naik daun’ menjadikan Sakeramania, suporter Persekabpas mulai melirik. Suporter berbaju oranye ini mengaku sudah siap untuk mendukung timnya ketika bertandang ke markas Persibo Bojonegoro, Sabtu (28/2) mendatang.

Kesepakatan untuk meluruk kandang Persibo itu dicetuskan Komed. Salah satu koordinator wilayah Beji ini kemarin mengumpulkan sebagian Sakeramania yang bersedia untuk urunan. Urunan itu dilakukan untuk biaya transportasi dan biaya hidup selama mendukung tim kesayangannya. “Kalau dari korwil, kami sudah sepakat berangkat minimal satu bus. Tapi, saya juga berharap solidaritas teman-teman untuk mendukung Persekabpas dengan tambahan transportasi lainnya. Makin banyak makin baik,” ujar Komet usai rapat koordinasi dengan Sakeramania di Bangil, kemarin.

Usaha keras Sakeramania untuk mendukung perjuangan I Putu Gede dkk dilakukan agar timnya bisa berbicara. Selama ini, Persekabpas masih terseok-seok di zona papan bawah. Posisi ini rawan disalip seterunya Persis Solo yang sempat menempati zona degradasi.

Namun, perjuangan I Putu Gede dkk untuk terus menanjak sudah mulai terlihat. Dari sisi fisik, pelatih Abdul Muntholib sudah menempa dengan berbagai program fisik yang variatif. Mulai cross country, fitnes, joging di Taman Dayu hingga renang di Cangar, Batu.

Selain itu, dalam beberapa kali uji coba, hasil yang dikemas Persekabpas cukup menggembirakan. Posisi starter yang ditetapkan Muntholib juga kompetitif. Masuknya Etoga Romaric di jantung pertahanan tim dianggap menjadi roh baru bagi skuad Persekabpas. Namun, Etoga masih perlu di back-up dengan stopper yang punya skill lincah dan postur yang cukup.

“Kami hargai perjuangan pemain. Komposisi pemain asing dan lokal, kami kira sudah cukup bagus. Tinggal kami mensupport di luar lapangan. Kehadiran kami di Bojonegoro, kami harapkan bisa menyuntik mental para pemain,” terang Kasduk, koordinator Sakeramania lainnya.

Kasduk menegaskan, perhatian Sakeramania tentang Persekabpas selama ini memang mulai menurun. Hal ini dikarenakan performa Persekabpas selama putaran pertama tidak bisa dijaga maksimal. Persekabpas sering menjadi tim kalahan. Termasuk dengan dua kali kalah di kandang sendiri ketika menjamu Persema dan Persis Solo. Sehingga, pihak suporter pun mulai tidak termotivasi untuk mensupport tim kalahan.

Namun, ketika menjamu PSS Sleman, performa I Putu Gede dkk seakan berlipat lagi. Apalagi, dua away yang bakal dilakoni Persekabpas jaraknya tidak terlalu jauh. Setelah Persibo, pasukan Abdul Muntholib akan merambah markas Gresik United. “Kalau Persekabpas bisa membuktikan bisa merebut poin di Bojonegoro, maka kami akan mendukung lagi ketika bertanding di Gresik,” tegas Kasduk. (day)

Sumber: jawapos.co.id

Posted in News | 3 Comments »

Soal Gaji, Wadul Ke Bupati

Posted by fisha17 pada Februari 20, 2009

Keterlambatan pembayaran gaji pemain Persekabpas adalah persoalan pelik yang harus segera dibereskan. Kemarin (19/2), seluruh pemain dan official The Lassak mendatangi pendapa Kabupaten Pasuruan. Kedatangan mereka tak lain ingin menanyakan kepastian gaji utuh mereka dibayarkan manajemen.

Kehadiran pemain dan official Persekabpas langsung disambut Bupati Pasuruan Dade Angga yang juga dewan pembina Persekabpas. Meski bupati memperhalus istilah kedatangan seluruh pemain ini sebagai silaturahmi, namun dari rasan-rasan pemain sebenarnya kedatangan mereka adalah untuk menanyakan keterlambatan gaji. Baca entri selengkapnya »

Posted in News | Leave a Comment »

Pemain Kembali Keluhkan Gaji

Posted by fisha17 pada Februari 19, 2009

Sarapannya Tahu, Tempe, dan Mendol

Perjalanan Persekabpas menuju perbaikan tim terhambat lagi. Kali ini, para pemain kembali mengeluhkan soal gaji yang belum terbayar. Rata-rata pemain mengaku belum digaji selama tiga bulan. Namun, bagi pemain yang baru direkrut, belum menerima gaji selama dua bulan.

“Bagaimana kami bisa tenang, kalau hak belum kami terima. Latihan fisik, cross country, sprint, fitness dan renang sudah kami lakukan. Tapi, kami belum terima gaji sampai saat ini,” ujar salah satu pemain yang enggan disebutkan namanya.

Para pemain Persekabpas mengakui untuk bisa memberikan harapan pada publik bola Pasuruan akan arti sebuah kemenangan, maka kesejahteraan harus diprioritaskan. Gaji yang mereka terima adalah untuk anak dan keluarga di rumah. “Kami maklum dengan kondisi saat ini. Tapi, kami ini kan punya keluarga yang hanya menggantungkan nasib dari sepak bola ini. Kalau kami tidak menerima gaji, terus keluarga kami makan apa?” cetusnya. Baca entri selengkapnya »

Posted in News | Leave a Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.